BayuSenoAdji.Com

.... Belajar Menulis dan berbagi informasi tentang dunia IT

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Religi
Religi

Jadilah engkau sebagaimana kedua tangan, dan jangan berbuat seperti sifat kedua telinga

E-mail Print PDF

****“KUN KAL YADAINI WALAA TAKUN KAL ‘UDZUNAINI”****
(Jadilah engkau sebagaimana kedua tangan, dan jangan berbuat seperti sifat kedua telinga)

Kenapa contoh baiknya pada kedua tangan? Dan contoh buruk di ibaratkan seperti sifat kedua telinga?? Ahai, pernahkah kita memperhatikan sifat bagian tubuh kita itu sehari-hari?? Mari kita perhatikan…..

Tangan kita adalah salah satu pasang dari sekian anggota tubuh kita yang letaknya paling berjauhan antara satu dengan yang lain. Dibanding dengan anggota tubuh kita yang berpasangan yang lain, seperti mata, kaki, dan telinga, tangan kita lah yang paling jauh letaknya antara tangan kanan dan tangan kiri. Akan tetapi meskipun letaknya berjauhan, tangan adalah anggota tubuh kita yang paling aktif “silaturahmi” antara satu dengan yang lain. Ketika kita bersalaman, mencuci tangan, berwudlu, menggaruk, mengolesi tangan kita dengan lotion, bersedekap ketika sholat, dan banyak lagi yang lain, senantiasa ada proses “silaturahmi” yang intens diantara keduanya.

Masing-masing juga saling mengetahui tugasnya, tanpa pernah merasa iri. Kita tahu tangan kanan senantiasa bertugas untuk hal-hal yang baik. Bersalaman, makan, membri sesuatu atau menerima sesuatu, melambaikan tangan, semuanya menggunakan tangan kanan. Sedangkan tangan kiri lebih kepada hal-hal yang sifatnya “jorok”. Akan tetapi adakah pernah kita temui tangan kiri “memberontak” dan tidak mau melakukan tugasnya hanya karena iri dengan tugas tangan kanan yang lebih “mulya”?? Tidak..!! Tangan kiri tidak pernah protes dengan tugasnya, dia ikhlas tanpa mengeluh mengerkjakan semua kewajibannya.

Namun ternyata, tangan kanan juga tidak mau egois. Dia tahu bahwa “saudaranya” telah bekerja keras tanpa mengeluh. Maka tangan kanan pun “membeli” jam tangan, untuk diletakkan di tangan kiri. Tangan kanan juga “membeli” cicin untuk disematkan di jemari kiri. Dia tidak egois, mentang-mentang tugasnya lebih “mulya” disbanding tangan kiri. Subhanallah…sunggu sebuah contoh yang begitu indah untuk kita tiru dalam pergaulan sehari hari….
Sobat Pejuang…

Beda sifat denga telinga kita. Coba kita perhatikan. Letak telinga kita itu berekatan bukan? Tapi tidak pernah sekalipun saling “menyapa”. Malah ketika salah satu mendekati yang lain, maka yang lain cenderung menjauh. (Coba antum menengok, bukankah kedua telinga tampak saling tdiak mau betemu??) Ditambah lagi. Kedua telinga itu mempunya sifat dengki kepada yang lain. Jikalau salah satu di berikan anting, pasti yang satu lagi minta diberi juga. Dan harus sama..!!! Seakan tidak mau saudaranya menerima nikmat lebih dari yang dia punyai. Keduanya diberi sama, atau tidak pakai anting sama sekali…Na’udzubillah kalau kita mempunyai sifat seperti itu …..

Saatnya kita “belajar” menjembatani perbedaan diantara kita sebagaimana sifat kedua tangan tadi. Dan bukan malah memperdalam jurang perbedaan sebagaimana kedua telinga ini…Dan ukhuwah Islamiyah yang kokoh, tak kan lagi sebatas mimpi….Insya Allah….

Sumber : Rumah Zakat Indonesia

Last Updated on Tuesday, 29 December 2009 15:22
 

Ujian dari Allah kepada hamba-Nya

E-mail Print PDF

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun". Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS Al Baqarah 155-157). 

Macam-macam Musibah

Musibah bermacam-macam, ada diantara manusia yang ditimpa musibah rasa ketakutan dari musuh atau penguasa yang zalim atau dari binatang buas, contoh yang lain ialah mendapat musibah menahan rasa lapar – karena kemiskinan – atau karena hujan yang tidak turun-turun, diantara manusia yang lain ditimpa musibah jatuh miskin setelah sebelumnya hidup berkecukupan, atau yang sakit setelah sebelumnya sehat, yang lain pula bercocok tanam namun buahnya tidak dapat dipetik karena rusak – na`uzu bilah – semua ini adalah ujian yang menimpa manusia di dunia, firman Allah SWT : Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi ? (QS Al 'Ankabuut 2).

Semua musibah dan ujian di atas obatnya adalah sabar sehingga seorang hamba mendapatkan sebaik-baik pahala sebagai ganjarannya. Firman Allah SWT : Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu." Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. (QS Az-Zumar 10).

Oleh sebab itu sekalian musibah dapat menjadi ringan kecuali musibah dalam agama, Rasulullah saw menyeru dan mengajarkan para sahabatnya dengan doanya :  “Ya Allah janganlah engkau jadikan musibah dalam agama kami. Dunia secara tabiatnya adalah tempatnya musibah dan tantangan, tempat bersusah payah dan berbagai kesukaran, penyair Arab mengatakan:
Aku hidup dalam air yang keruh
Sementara engkau menginginkannya menjadi jernih
Orang yang menderita adalah orang yang menentang tabiat hidup
Yang mencari api di dalam lautan api

Allah SWT akan menguji hambanya yang soleh untuk mensucikan mereka sama ada ujian tersebut yang kecil maupun yang besar, Rasulullah saw berkata : “Sehinggalah duri yang melukai seorang mukmin, maka dia akan mendapat pahala daripadanya apabila dia bersabar”. Sabar dan kita mesti terus bersabar, oleh sebab itu Allah SWT berfirman bagi orang-orang yang ditimpa musibah : Berilah kabar gembira orang-orang yang mau bersabar.

Mereka adalah orang-orang yang menyerahkan segala urusan mereka kepada Allah dan memohon ampun dan kelembutan di dalam qada’. Mata mereka senantiasa menangis karena rasa takut kepada Allah dan kulit mereka merinding bila mengingat Allah karena mereka yakin bahwa yang memberikan manfaat dan mudarat hanyalah Allah semata.

Last Updated on Saturday, 24 October 2009 04:59 Read more...
 


Syndication

Feed Entries

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday20
mod_vvisit_counterYesterday196
mod_vvisit_counterThis week751
mod_vvisit_counterLast week1326
mod_vvisit_counterThis month1907
mod_vvisit_counterLast month7312
mod_vvisit_counterAll46050

Online (20 minutes ago): 11
Your IP: 38.107.191.101
,
Now: 2010-03-11 02:04

Informasi Lowongan Pekerjaan

Audittindo is a Consulting, Education, Solution and Pubishing services
provider
in Governance, Risk, Control and Audit. We are urgently seeking for young talented professionals who are willing to learn and develop their professional skills and experiences as :

(ATP) Audit Technology – Programmers

He/she will be responsible in solution services of developing web-based
applications, such as Audit Management Information System, by working
closely with other programmers, business and system analyst, and users.
We are expecting the candidate to have the following criteria:
- At least Bachelor degree in Computing Science/Information
Management/Informat ion Technology with minimum GPA 3.00
- Experienced as Programmer in web-based application development
projects at least 2 years
- Advanced skills and experiences in PHP & AJAX and similar platforms
- Advanced skills MySQL database and other relational DBMS
- Willing to learn and experiment with the latest technologies
- Good interpersonal skill and able to work with various level of
management
- Fluent in English both in written and oral.
- Willing to work under pressure in meeting assignments deadline
- Willing to travel around Indonesia for a short term assignments
Read more... Link